Kalau sebelumnya kita sudah bahas model layanan cloud (IaaS, PaaS, SaaS), sekarang kita geser ke satu hal penting lainnya: model deployment.
Model ini menentukan bagaimana dan di mana cloud digunakan, sesuai kebutuhan organisasi dan tingkat kontrol yang diinginkan.
Secara umum ada empat model utama:
1. Public Cloud
Cloud provider seperti AWS, Google Cloud, atau Azure menyediakan layanan untuk banyak pengguna sekaligus (shared infrastructure).
Kamu tinggal sewa dan pakai, tanpa perlu pusing urusan server fisik.
Contoh penggunaan:
- Startup ingin cepat deploy aplikasi tanpa investasi besar
- Perusahaan ingin backup data ke cloud
Kelebihan:
- Biaya lebih murah
- Skalabilitas tinggi
- Tidak perlu maintenance infrastruktur
2. Private Cloud
Infrastruktur cloud yang dibuat khusus untuk satu organisasi saja. Bisa di-host di data center milik sendiri, atau lewat penyedia pihak ketiga.
Contoh penggunaan:
- Bank atau instansi pemerintah dengan regulasi ketat soal data
Kelebihan:
- Kontrol penuh terhadap keamanan dan data
- Bisa disesuaikan 100% dengan kebutuhan internal
3. Hybrid Cloud
Menggabungkan on-premises/private cloud dengan public cloud. Data dan aplikasi bisa berpindah sesuai kebutuhan.
Contoh penggunaan:
- Aplikasi utama berjalan di data center internal, tapi backup & beban tambahan dipindahkan ke public cloud
Kelebihan:
- Fleksibilitas tinggi
- Bisa manfaatkan cloud untuk workload tertentu tanpa melepas sistem lama
4. Multi-Cloud
Menggunakan lebih dari satu provider cloud secara bersamaan, misalnya AWS untuk aplikasi A dan Google Cloud untuk aplikasi B.
Contoh penggunaan:
- Perusahaan ingin menghindari ketergantungan pada satu vendor (vendor lock-in)
- Memanfaatkan keunggulan unik dari tiap cloud provider
Kelebihan:
- Hindari vendor lock-in
- Optimasi performa dan biaya
Setiap model deployment punya kelebihan dan kekurangan masing-masing:
- Public Cloud = praktis dan murah
- Private Cloud = kontrol penuh dan aman
- Hybrid Cloud = fleksibel untuk transisi bertahap
- Multi-Cloud = aman dari vendor lock-in, lebih leluasa pilih layanan terbaik
Pilih model yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, regulasi, dan strategi jangka panjang